Kamis, 29 Mei 2008

KELOMPOK KECIL DALAM

PELAYANAN DAN MISI

Seperti yang telah di ajarkan oleh Para Rasul dan pengikutnya bahwa setiap orang percaya bersatu dan berkumpul bersama dalam satu komunitas untuk berdoa dan memecahkan roti. Hal ini di lakukan terus menerus dalam rumah persekutuan. mereka memecahkan roti dan makan bersama dengan sukacita dan ucapan syukur kepada Tuhan.

Kegiatan kelompok kecil adalah sebagai sarana pemuridan yang kuat dan juga sebagai identitas Gereja dalam melakukan pelayanan dan misi. Dalam kenyataannya pemuridan dalam kelompok kecil memberikan dampak yang luar biasa. Lukas menggambarkan keadaan dari pelayanan kelompok kecil dalam Kisah Para Rasul 2:45-47, mereka bertemu setiap hari membagikan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Yaitu, memecahkan roti, mengucap syukur dan makan bersama-sama. Dalam Kisah Para Rasul 2:43, banyak tanda-tanda dan mukjizat menyertai mereka.

Para Rasul tidak hanya ambil bagian dalam bentuk kelompok kecil tetapi mereka menerima berbagai keluhan dan pernyataan serta memperhatikan jemaat lokal yang ada. Dalam Kisah 13:3, Lukas menggambarkan beberapa kegiatan Gereja seperti menumpangkan tangan, berdoa dan juga mengutus Para Rasul ke ladang pelayanan. Hal ini dapat di temukan dalam kegiatan kelompok-kelompok kecil. dalam kelompok-kelompok kecil pemuridan di lakukan dari kelompok dasar samapai tingaktan akhir. Hal tersebut membutuhkan suatu kesatuan dan kerja sama yang kuat. Otoritas dalam pelayanan merupakan otoritas yang di berikan atas pekerjaan Roh Kudus dan bekerja di dalam komunitas yang menyatukan mereka dalam suatu pelayanan yang berdasarkan ketuhanan Kristus Yesus. Robert Banks mengatakan “Kekristenan adalah rasa penerimaan satu dengan yang lain dalam komunitas senasib dan sepenanggungan dalam berbagai keadaan hidup sesuai dengan Firman dan teladan Yesus Kristus”.

Semua kegiatan dan latihan yang di lakukan oleh kelompok kecil dengan teladan dan hidup Yesus Kristus serta 12 murid yang bersama-sama dengan Dia, merupakan gambaran dari gereja. Pelayanan mereka merupakan pelayanan bersama-sama dalam satu komunitas di mana satu dengan yang lain saling berbagi, baik hidup mereka, pertemuan, dan penyembahan apapun yang mereka butuhkan. Kehidupan mereka merupakan pelayanan mereka.

Pelayanan Kelompok Kecil adalah Pelayanan

yang Saling Memberi dan menerima

Sejak dulu sampai sekarang hubungan mereka dengan Tuhan dan sesamanya adalah senjata yang ampuh untuk menjadi suatu kumpulan yang kuat. Mereka melihat dari diri mereka sendiri sebagai keluarga dalam Kristus, apapun yang mereka punya dan mereka butuhkan, kelompok tersebut dapat menjawab semua kebutuhan mereka. Sebagai seorang anggoata geraja mereka berbagi kehidupan satu dengan yang lain. Mereka mengejawantahkan kelompok kecil dengan melihat teladan Kristus.

Mereka membagikan uang dan harta benda, mereka sebagai ekspresi pengalaman Yesus dan murid-murid-Nya. Seperti halnya dengan Kristus Yesus, ia memberikan hidup-Nya dan roh-Nya kepada mereka, maka mereka bebas untuk berbagi hidup, uang dan harta benda kepada mereka yang membutuhkan. Dalam Kisah Para Rasul 4:32 kegerakan ini merupakan hasil dari ajaran dan kehadiran Para Rasul yang berakar dari kehidupan Yesus dan para murid. Kehidupan Yesus dan para murid menjadi nafas bagi Para Rasul diantara gereja serta menjawab semua kebutuhan yang di butuhkan kelompok tersebut. Kehidupan pelayan gereja menjadi dasar yang kuat bagi Para Rasul untuk memberitan Injil dan memproklamasikan kekuatan dan kebebasan yang Yesus ajarkan.

Kisah Rasul 5:12-16 kepedulian gereja untuk berbagi materi dan kepemilikan mereka dalam kejadian ini merupakan “bentuk dari pelayanan yang di lakukan oleh Para Rasul yang di sertai dengan tanda-tanda”. Tujuan Allah dalam dunia ini juga untuk gereja, bukan. Bukan hanya secara fisik dan materi saja melainkan kesembuhan yang Ilahi di perlukan dalam pelayanan ini. Kebiasaan untuk berbagi adalah dasar yang kuat untuk semua kelompok kecil.

Pertemuan Tiap Hari dari Pelayanan Kelompok Kecil

Seperti halnya dengan rumah tangga, gereja harus mengadakan pertemuan tiap hari, baik dalam rumah, sinagoge, dan pusat perbelanjaan. Pertemuan yang di lakukan terus-menerus akan sangat bermanfaat sekali untuk saling menguatkan satu dengan yang lain. Kecendrungan untuk bertemu dan intensitas merubah serta menggerakan kehidupan pribadi, keluarga, dan struktur sosial untuk masyarakat. Perubahan selalu terjadi dalam kekonsistensian. Pelayanan yang berdampak selalu ada harga yang harus dibayar.

Hal yang sangat penting dan vital, hubungan dekat dan berbagi hidup dalam Kristus, merupakan kelanjutan dari karya Keselamatan yang Yesus kerjakan dalam dunia ini. Sistem sosial yang komunal bertentangan dengan kebebasan kelompok yang Yesus berikan dan hal ini merupakan kegiatan baru bagi sebagian orang.

Dalam Kis.5:17-20 kita akan melihat adanya “keceburuan” dari para pemimpin agam dan sosial setempat karena adanya “pesan baru” dari kelompok kecil yang mendemonstrasikan dan memproklamirkan. Dampak dari pertemuan kelompok kecil seluruh kota membawa dampak yang sangat besar dan membawa respon yang sangat luar biasa dari pemimpin politik dan sosial masyarakat.

Kominitas rumah membentuk seseorang yang radikal terhadap Tuhan dan memperhatikan sesama. Keputusan seperti ini dapat terjadi karena dampak dari pertemuan yang sering di lakukan. Banyak tantangan yang di hadapi oleh setiap individu, tetapi hal tersebut semakin menguatkan mereka.

Kebebasan yang terlihat dari gereja rumah memberikan dampak sosial yang sangat besar bagi kehidupan pribadi juga. Hal ini juga berkelanjutan ketika kekristenan menjadi pecahan dari gereja Khatolik. Hal ini merupakan hal yang wajar terjadi dalam kehidupan di negara yang komunal.

Seperti halnya dengan rasul Paulus dalam Roma 13:1-2, dia mengatakan bahwa “………setiap orang harus tunduk pada pemerintahan”, seperti halnya dalam kelompok kecil juga tidak melawan apa yang menjadi ketetapan pemerintah meskipun kegerakan roh melampaui semuanya itu.

Efesus 6:12 sebagai kontrol hubungan dan kehidupan seseorang sehingga mempunyai nilai hidup dan prinsip dalam kelompok kecil yang saling membantu untuk bertumbuh bersama dalam kesatuan yang Esa.

Keadaan politik dan keagamaan pada waktu itu merupakan “generasi yang jahat” (Kis.2:40). Sehingga kelompok kecil ini dapat merubah dan mentransformasikan kehidupan seseorang.

Pelayanan Memecahkan Roti dan Makan Bersama

Hubungan dalam jemaat dapat di gambarkan dengan memecahkan roti dan minumam cawan perjanjian sebagai lambang satu kesatuan yang utuh dengan Tuhan. Pemecahan roti untuk makan siang merupakan sarana yang baik untuk kepemimpinan dan juga kegiatan yang berdampak sangat luas bagi kehidupan seseorang untuk saling berbagi satu dengan yang lain.

Dalam efesus 4:16, “untuk menyiapkan para pelayan Tuhan, oleh sebab itu tubuh Kristus harus saling membangun………..”. Dalam kelompok kecil satu dengan yang lain mempunyai karakter dan pribadi yang berbeda-beda, sehingga tepat sekali jika dalam kelompok kecil saling membantu dan melengkapi apa yang menjadi kebutuhan tiap anggota.

Kelompok Kecil dalam Pujian

dan Penyembahan Kepada Tuhan

Gereja Tuhan yang bersuka-cita dengan membagikan harta mereka merupakan bentuk pujian kepada Tuhan. Bentuk suka-cita mereka ungkapkan melalui pujian dan peyembahan kepada Tuhan atas segala berkat dan Karunia yang telah di terima. Dalam bahasa Yunani kata “pujian” mempunyai dua arti., yaitu secara verbal yang di ungkapkan melalui perkataan dan juga melalui sikap hidup mereka sebagai perwujudan pekerjaan Tuhan dalam kelompok mereka.

Dampak Sosial dari Kegiatan Kelompok Kecil

Gereja Tuhan merupakan bagian yang kecil dalam dunia yang besar ini, sehingga kelompok ini merupakan permulaan yang unik untuk mentransformasikan kota yang begitu besar. Jika hubungan dan karakter dalam kelompok kecil tersebut dapat di rubah maka kehidupan dalam ruang lingkup yang sangat luas, yaitu kota sendiri akan mendapat

dampak dari semuanya itu.

Implikasi dari Kelompok Kecil

  1. Kelompok kecil sebagai sarana untuk saling melayani satu dengan yang lain.
  2. Kelompok kecil sebagai dasar yang kuat untuk pelayanan.
  3. Kelompok kecil merupakan satu kesatuan yang intim dalam pelayanan.
  4. Kelompok kecil membutuhkan otoritas dan kekuatan untuk melakukan pekerjaan pelayanan dan misi.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Casinos near Casino, Pittsburgh, PA - Mapyro
Best 성남 출장샵 casinos near Casino, Pittsburgh, PA 경기도 출장샵 near Casino, Pittsburgh, PA. Mapyro Hotels & 경기도 출장샵 Resorts provides information and 서산 출장샵 directions for Casinos Near Casino, 강릉 출장샵